Balok merupakan bagian penting dari sebuah konstruksi bangunan. Inovasi-inovasi untuk meningkatka kualitas dan kemapuan balok dalam menahan beban terus dilakukan. Salah satu bentuk inovasi pada konstruksi balok beton bertulang adalah variasi jenis tulangan. Pada penelitian ini dilakukan analisis pada balok dengan jenis tulangan Baja dan GFRP (Glass Fibre Reinforced Polymer. GFRP dipilih karena material ini memiliki kapasitas leleh (fy) yang lebih tinggi dibandingkan baja, namun memiliki nilai elastisitas yang lebih rendah. Pengaruh fy dan elastisitas ini di analisis pada balok dengan variasi rasio tinggi efektif dan bentang geser (a/d). Dari hasil pengujian menggunakan program berbasis bahasa Fortran, diperoleh hasil berupa grafik load dan deflection. Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok dengan tulangan GFRP mampu meningkatkan kemampuan balok menahan beban sebesar a) 24,27%, (b) 24,26%, (c) 24,26%, dan (d) 24,28%. Dan pada grafik juga terlihat bahwa balok dengan tulangan GFRP memiliki deformasi yang lebih besar. Keywords: GFRP, Beton Bertulang, Kapasitas Balok
Copyrights © 2018