Jurnal Agroindustri
Vol 1, No 1 (2011)

PEMBUATAN MIE BASAH BERKALSIUM DENGAN PENAMBAHAN TULANG IKAN TENGGIRI (Somberomorus lineolatus)

Laili Susanti (Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu)
Meizul Zuki (Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu)
Fredo Syaputra (Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 May 2011

Abstract

Mie merupakan produk makanan yang sangat populer dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Namun ternyata mie bukanlah merupakan makanan yang dianggap istimewa, hal ini terjadi karena umumnya kandungan gizi produk mie dan olahannya masih rendah, terutama kandungan protein dan mineralnya (Prananto, dkk.2003). Bila ditinjau dari segi nilai gizi, mie sarat akan karbohidrat dan zat tenaga (energi) dengan kandungan protein yang relatif rendah. Kandungan gizi mie sangat bervariasi, tergantung pada jenis, jumlah dan kualitas bahan penyusunnya, serta cara pembuatan dan penyimpanannya. (Astawan, 2005). Salah satu bahan yang dapat meningkatkan nilai gizi mie adalah tulang ikan tenggiri. Unsur utama dari tulang ikan tenggiri terdiri dari kalsium, fosfor, dan karbonat sedangkan yang terdapat dalam jumlah kecil adalah magnesium, sodium, fitat, klorida, sulfat, strontium. Persantase berat kalsium pada ikan secara umum adalah 0,1 – 1,0%, dimana rasio kalsium dan fosfor adalah 0,7 – 1,6% (Anonim, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap mie basah dengan penambahan tepung tulang ikan tenggiri serta menentukan mutu kimia mie basah yang meliputi kadar air, dan kadar kalsium. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan tepung tulang ikan tenggiri pada pembuatan mie basah menyebabkan tingkat penerimaan panelis yang berbeda nyata pada warna dan aroma, sedangkan kelengketan dan tekstur  berbeda tidak nyata. Mie basah yang paling disukai adalah perlakuan dengan penambahan 10%.  Kadar air mie yg paling disukai panelis masih memenuhi nilai standar yaitu sebesar 24,5%, serta kadar kalsium dapat meningkat sebanyak 4,53% bila dibanding perlakuan kontrol.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

agroindustri

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Electrical & Electronics Engineering Energy Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Agroindustri is a journal (scientific publication) made available by the Department of Agricultural Technology, Faculty of Agricultural, University of Bengkulu. It is jointly published with the Publication Board of Agriculture Faculty (BPFP) and Indonesian Association of Agro-industrial ...