Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang sangat strategis. Selain bernilai ekonomi tinggi, bawang merah merupakan salah satu diantara jenis sayuran yang berkontribusi terhadap inflasi, mengingat harganya yang sangat fluktuatif dan permintaannya yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Produktivitas bawang merah di tingkat petani yang rendah, salah satunya disebabkan oleh pemupukan yang kurang tepat. Salah satu unsur hara mikro esensial yang selalu dibutuhkan oleh tanaman adalah boron (B). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemupukan unsur boron terhadap produksi tanaman bawang merah. Untuk mengetahui respon tanaman bawang merah terhadap pemupukan boron (dosis 0 – 12 kg/ha) telah dilakukan penelitian yang dilaksanakan di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada MK II (bulan Agustus sampai Nopember) 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan boron mempengaruhi pertumbuhan dan produksi bawang merah. Pemberian pupuk boron pada dosis 6 kg/ha menghasilkan tanaman bawang merah dengan pertumbuhan optimal, jumlah umbi per rumpun 15,13 siung, dan produksi paling tinggi, yakni 25,20 ton/ha umbi basah serta 22,83 ton/ha umbi kering Kata Kunci : Bawang merah, pupuk, boron, pertumbuhan, produksi
Copyrights © 2017