The purpose of this research is to develop, understand and analyze Kyai with students, especially in the life of the boarding school "Al-Jawami Sindangsari". This study is expected to be a study that enriches thought and data on broadcasting communications perspective of Islam. This study uses a qualitative methodology with the method of phenomenology of perception, which is supported by the data collection techniques with behavioral observation. Phenomenology is used to understand how a person experiences and give meaning to a perception. The world's perception of the research made the lives of people, their subjective experience of the everyday personal life. So the pure truth of a statement from the object of research. The results of this study in the form of construction clerics with students at boarding school Sindangsari Al-Jawami formed from the intensity of perception, high interaction between clerics with students, students with students and identities performance clerics with students, where the chaplain serves as a party that is able to connect the message clerics to students in the form of verbal and nonverbal. AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun, memahami dan menganalisis Kyai dengan santri, khususnya pada kehidupan pondok pesantren “Sindangsari Al-Jawami”. Penelitian ini diharapkan menjadi sebuah kajian yang memperkaya pemikiran dan data mengenai perspektif komunikasi penyiaran Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode fenomenologi persepsi, yang didukung dengan teknik pengumpulan data dengan pengamatan perilaku. Fenomenologi digunakan untuk memahami bagaimana seseorang mengalami dan memberi makna pada sebuah persepsi. Persepsi dijadikan riset terhadap dunia kehidupan orang-orang, pengalaman subjektif mereka terhadap kehidupan pribadi sehari-hari. Jadi kebenaran murni berasal dari statement obyek penelitian. Hasil penelitian ini berupa konstruksi kyai dengan santri di Pondok Pesantren Sindangsari Al-Jawami yang terbentuk dari intensitas persepsi, interaksi yang tinggi antara kyai dengan santri, santri dengan santri dan identitas performance kyai dengan santri, dimana ustadz berfungsi sebagai pihak yang mampu menyambungkan pesan kyai kepada santri baik dalam bentuk verbal maupun nonverbal.
Copyrights © 2018