Aqlam: Journal of Islam and Plurality
Vol 4, No 1 (2019)

MENGIKUTI PANGGILAN JIHAD; ARGUMENTASI RADIKALISME DAN EKSTREMISME DI INDONESIA

Saifudin Asrori (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2019

Abstract

Abstract: Although government efforts on countering terrorism has been carried out, terrorist groups remain growing and developing. While traditional terrorism groups continue operating, new forms of terrorist movements have emerged. The act of radicalism and violence is largely a manifestation of a system of thought and belief that develops in individuals or groups. This article uses literature studies to overcome radicalism and violence in Indonesia. We conclude that some misinterpreted ideologies such as tawhid, aqidah, takfir, al wala wal-bara, and jihad have led to the radicalism. Based on these doctrines, the Jihadists built an unsatisfactory argument with the existing government. Islamic Sharia is not applied thoroughly; The hope of opening jihad fi sabilillah, the act of bombing as a form of obligation of jihad as ordered by religion is a retaliation against the atrocities and oppression of infidels against Muslims.Key Words: Radicalism, Terrorism, Jihadis, Indonesia Abstrak: Meski upaya pemberantasan terorisme terus dilakukan, kelompok teroris terus tumbuh dan berkembang.Sementara kelompok terorisme tradisional masih terus beroperasi, bentuk gerakan terorisme yang baru telah bermunculan. Aksi radikalisme dan kekerasam sebagian besar merupakan pengejawantahan dari suatu sistem pemikiran dan keyakinan yang berkembang dalam diri seorang individu atau kelompok. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka dalam mengelobarasi argumentasi radikalisme dan kekerasan di Indonesia. Hasil dari pembahasan ini adalah bahwa aksi radikalisme dipicu olah doktrin keagamaan sepertitawhid, aqidah, takfir, al wala wal-bara, dan jihad. Berdasarkan doktrin tersebut, Jihadis membangun argumentasi bahwa ketidak puasan dengan terhadap pemerintahan yang ada. Syariat Islam tidak diterapkan secara menyeluruh; Harapan terbukanya jihad fi sabilillah, pengeboman itu sebagai bentuk kewajiban jihad sebagaimana diperintahkan oleh agama; membalas kekejian dan penindasan yang dilakukan kaum kafir terhadap umat Islam.Kata Kunci : Radikalisme, Terorisme, Jihadis, Indonesia

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

AJIP

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

AQLAM: Journal of Islam and Plurality (P-ISSN 2528-0333; E-ISSN: 2528-0341) is a journal published by the Ushuluddin, Adab and Dakwah Faculty, State Islamic Institute of Manado, Indonesia. AQLAM published twice a year and focused on the Islamic studies especially the basic sciences of Islam, ...