Aqlam: Journal of Islam and Plurality
Vol 4, No 1 (2019)

HIZBUT TAHRIR INDONESIA DALAM RUANG MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Romario Romario (Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2019

Abstract

Abstract. Instagram has become one of the most popular social media for young people, its appearance in the form of photos, memes and short videos is a means to convey various kinds of things including da'wah, various young clerics appear in the social media realm delivering their message including those of Transnational Islamic movement Hizb ut-Tahrir. Hizb ut-Tahrir is an organization that carries the Khilafah Islamiyah idea rejecting democracy, and Pancasila.Although Hizb ut-Tahrir was disbanded on July 19, 2017, they continue to spread their understanding online and on the fields. One of the online media used to disseminate their understanding is Instagram, with creative da'wah they are able to have many followers, this is found in the @felixsiauw account, @Ismail_Yusanto, and several general media accounts such as @ Tabiin.ID, @Mediaumat, and @Muslimahmediacenter . Based on this finding, the paper argues that Instagram has become a means of spreading knowledge, so that many young people are interested in what is conveyed.  Key Words:Instagram, Hizbut Tahrir, Islam Transnasional Abstrak: Instagram telah  menjadi salah satu sosial media yang banyak diminati oleh anak muda, tampilannya berupa foto, meme, dan video pendek menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai macam hal termasuk dakwah, berbagai ustadz muda muncul di ranah sosial media menyampaikan pesan dakwahnya termasuk gerakan Islam Transnasional Hizbut Tahrir. Hizbut Tahrir adalah sebuah organisasi yang mengusung negera Khilafah Islamiyah dengan menolak demokrasi, pancasila, dan anti Barat . Meskipun Hizbut Tahrir telah dibubarkan pada tanggal 19 Juli 2017, namun mereka tetap menyebarkan pahamnya melalui online maupun offlinne. Salah satu media online yang digunakan untuk menyebaran pahamnya adalah Instagram, dengan dakwah yang kreatif mereka mampu memiliki banyak follower, hal ini terdapat dalam akun @felixsiauw, @Ismail_Yusanto, serta beberap akun media umum seperti @Tabiin.ID, @Mediaumat, dan @Muslimahmediacenter. Berdasarkan hal tersebut maka paper ini beragumen bahwasannya instagram telah menjadi sarana hizbut tahrir menyebarkan pahamnya, sehingga banyak anak muda yang tertarik dengan apa yang disampaikan. Kata Kunci :Instagram, Hizbut Tahrir, Islam Transnasional 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

AJIP

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

AQLAM: Journal of Islam and Plurality (P-ISSN 2528-0333; E-ISSN: 2528-0341) is a journal published by the Ushuluddin, Adab and Dakwah Faculty, State Islamic Institute of Manado, Indonesia. AQLAM published twice a year and focused on the Islamic studies especially the basic sciences of Islam, ...