JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan

Pengaruh Pemberian Penyuluhan Higiene dan Sanitasi Makanan pada Penjamah Makanan Terhadap Angka Kuman Makanan yang Disajikan di Instalasi Gizi RS Dr. Ernaldi Bahar Palembang

Rohanta Siregar (Politeknik Kesehatan Palembang)
Yuli Hartati (Politeknik Kesehatan Palembang)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2018

Abstract

Penyelenggaraan makanan yang tidak saniter dan higien dapat menimbulkan gangguan kesehaten pada pasien yang sedang dirawat. Karena pesien sangat rentan terhadep penyakit deri kumen-kumen pada makanan. Tujuan panelitian ini untuk mengetahui pengaroh pamberian penyu/uhan higiene dan sanitasi makanan pada penjamah makanan terhadap angka kuman makanan yang disejikan di insta/asigizi RS Dr. Ems/di Bahar Palembang. Rancangan penelitian ini adafah kuasi eksperimen. Popufasidalam penelitian ini sefuruh penjamah makanan di RS Dr. Ema/di Bahar Palembang, dan yang menjadisampel sebanyak 12 panjamah makanan. Data angka kuman dipero/eh dengan cara melihathasiluji/aboratorium~lama3 hari bertun.Jt-turutsebelum penyu/uhan, dan 3 hari berturut-turot sete/ah penyufuhan, data higien dan sanitasi diperoleh dengan cara memberikan pre test sebelum penyuluhandan post test sete/ahpenyuluhan.Hasi/penelitan diketahui higien sanitasi sampel sebelumpenyuluhan 16,7%, setelahpenyuluhan 50%, kelompok pembanding sebelum penyuluhan 33,3%. sebelum dilakukan penyuluhan, rata-rata angka kuman pada ke/ompok sampel 1588,33 atau 1,6x1a'lgram makanan, pada kelompok pembanding 4538,33 atau 4,5x1a'lgram makanan. Setelah dilakukan penyuluhan pada ke/ompok sampel, rats-rata angka kuman pada kelompok sampel sebanyak1188,33 atau 1,2x1a'!gram makanan. Sehingga rata-rata angka kuman sebelum dan sesudahpenyuluhanpade kelompok sampel menunjukkan bahwa angka kuman mengalamipenurunan sebesar400 atau 4x1cf per gr makanan. Hasi/ uji statistik (run test) didapat angka kuman pada ka/ompok sempe! p>0,05. Sedangkan pada kelompok pembanding menunjukkan rata-rata penurunan angka kumen sebesar 771,66 atau 7,716 x 1<:f pergrmakanan. Hasil uji statistik(run test) didapatangka kuman pads ke/ompok pembanding p > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan angka kuman yang bermakna pada kelompok sampel dan pembanding pada makanan yang disajikan namun belum bermakna secara signifikan atau tidak berbeda nyata. Artinya menu kela.s Ill masih terdapat angka kuman yang harus diminimalisir.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JPP

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi ...