ABSTRAK Pemberian MP-ASI dibawah usia enam bulan berisiko mengundang berbagai macam penyakit kedalam tubuh bayi, karena sistem imunitas bayi belum sempurna. Dalam data cakupan ASI eksklusif tahun 2013 Kabupaten Malang, Puskesmas Pakis merupakan paling rendah cakupan ASI eksklusifnya. Dari 1742 bayi yang diperiksa hanya 234 bayi yang diberi MP-ASI pada usia 6 bulan (13,43%). Berarti masih banyak bayi yang sudah mendapatkan MP-ASI sebelum usia 6 bulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan frekuensi morbiditas bayi di Puskesmas Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasinya sebanyak 332 bayi berusia 7-12 bulan yang periksa di Puskesmas Pakis pada Juli-Desember 2013, sampling menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 77 bayi yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan formulir MTBM, MTBS dan formulir pengumpulan data. Analisa data dengan chi-square dan didapatkan bahwa X2 hitung (29.365) > X2 tabel (3.841) yang menunjukkan adanya hubungan antara pemberian MP-ASI dini dengan frekuensi morbiditas bayi di Puskesmas Pakis Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil penelitian bidan disarankan untuk meningkatkan promosi penggunaan ASI Eksklusif Kata Kunci: MP ASI, Mobiditas bayi
Copyrights © 2017