Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, dengan demikian, penguasaan atas bahasa inggris merupakan ilmu dasar yang penting bagi pelajar, mahasiswa, dan akademisi serta para professional dalam segala bidang. Bahkan ada sebagian lembaga pendidikan yang sudah menggunakan bahasa inggris dalam berkomunikasi. Sebagai dasar dalam pembelajaran bahasa inggris sebenarnya dimulai sejak kita duduk di bangku taman kanak-kanak. Pada umumnya semua pelajar berpendapat bahwa bahasa inggris sangat sulit bagi setiap siswa yang ingin terampil dalam berbahasa. Pada umumnya siswa taman kanak-kanak mengalami kesulitan dalam berbahasa inggris, karena bahasa inggris diajarkan pertama kali di bangku taman kanak-kanak, sehingga para siswa tersebut kurang memahami. Dengan demikian materi yang diberikan juga diawali dari materi dasar yaitu berhitung dimulai dari angka 1 sampai 10. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka dalam proses pembelajaran pun akan semakin modern. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya program bantu belajar untuk anak-anak. Oleh karena itu perlu diketahui penerimaan teknologi tersebut dalam masyarakat, terutama dalam proses belajar mengajar. Model yang digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan teknologi tersebut adalah Tecnology Acceptance Model(TAM). Dalam penelitian yang dilakukan akan diteliti faktor-faktor yang diduga mempengaruhi penggunaan teknologi program bantu belajar bahasa inggris. Faktor-faktor tersebut antara lain, persepsi kemudahan penggunaan, kualitas sistem, niat untuk menggunakan, sikap terhadap penggunaan, kepuasan pengguna. Metode pengolahan data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) yang menggunakan software AMOS 18.0.
Copyrights © 2014