ABSTRACTTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh Tingkat Suku Bunga Tabungan Bank Umum, Bunga Pinjaman Luar Negeri Dan Exchange Rate (Kurs) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Dan Implikasinya Pada Inflasi metode kuantitatifHasil pengujian hipotesis melalui output Eviews 8.0 menunjukan bahwa Fhitung sebesar 188.2163 sementara Ftabel (0.05; 3; 118) sebesar 2.68, maka Fhitung > Ftabel (188.2163 > 2.68), dan nilai probabilitas (prob) sebesar 0.000000 < 0.05 sehingga ketiga variabel independen yaitu Suku Bunga Tabungan, Bunga Pinjaman Luar Negeri Dan Kurs secara bersama-sama berpengaruh terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG). Sedangkan secara parsial nilai thitung SBT, BP LN, Kurs, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih besar dari ttabel (|-19.72195|, |3.432343|, |-2.384432|, |-4.775575| > 1.9803) dan nilai probabilitas sebesar 0.0000 < 0.05. Hal ini menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpengaruh signifikan terhadap Inflasi di Indonesia. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa Suku Bunga Tabungan, Bunga Pinjaman Luar Negeri Dan Kurs secara parsial maupun secara simultan berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan berimplikasi terhadap Inflasi di Indonesia.Keyword :Suku Bunga Tabungan, Bunga Pinjaman Luar Negeri, Exchange Rate    (Kurs), (IHSG) dan Inflasi.
Copyrights © 2018