Proses fermentasi etanol dari lignocellulose diyakini sebagai alternatif produksi biofuel yang ramah lingkungan. Metode ini umum digunakan, namun diperlukan inovasi lain untuk menghasilkan yield etanol yang tinggi. Salah satu yang ditinjau dalam artikel ini adalah memodifikasi jalur metabolik Saccharomyces cerevisiae agar dapat memfermentasi xylose dan juga glukosa. Untuk mengkondisikan agar Saccharomyces cerevisiae dapat menghasilkan etanol dari xylose, harus dilakukan modifikasi menggunakan bantuan mikroba, Pichia stiptis. Pichia stipitis memiliki kemampuan untuk mengkodekan gen yang berfungsi untuk mengkonversi xylose ke xylulose-5-p. xylulose-5-p melalui jalur phosfat pentose disintesa menjadi etanol. Metode penggabungan S.Cerevisiae dan P.stipitis menghasilkan produk etanol dengan yield yang tinggi.Kata kunci:etanol, fermentasi, xylose, Saccharomyces cerevisiae, Pischia stiptis
Copyrights © 2019