Pencemaran lingkungan dari penambangan emas berhubungan dengan kandungan logam berbahaya Hg dari limbah tailing. Aplikasi isolat-isolat jamur di dalam menghilangkan logam berat di dalam air limbah dilaporkan lebih murah dan lebih aman terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan isolat-isolat jamur lokal yang diisolasi dari kawasan penambangan emas tanpa izin, Kuansing, Riau, di dalam mereduksi kandungan Hg pada air limbah penambangan emas. Jamur disiapkan pada medium PDA selama 7 hari dan ditumbuhkan dalam medium air sungai yang mengandung limbah Hg pada kondisi agitasi 150 rpm selama 7 hari. Kemampuan pengurangan logam Hg oleh isolate jamur dianalisis dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat mampu mereduksi kadar Hg pada limbah. Isolat jamur LMBO4 dan Penicillium sp. strain PN6 masing-masing memiliki kemampuan tertinggi untuk mengurangi Hg yaitu 0,0492 mg/L (82%) dan 0,0470 mg/L (78,42%).
Copyrights © 2019