Pola komunikasi pada konteks pemilihan dan penolakan informasi pornografi dikalangan remaja terbagi dalam tiga tataran. Pertama, remaja sebagai bagian keluarga, akanberpegang pada keyakinan (belief) yang dimiliki dalam melakukan seleksi informasi. Kedua,remaja sebagai bagian kelompok, akan menyesuaikan keyakinan (belief) dengan realita yangada. Apabila realita sesuai dengan keyakinan (belief) yang dimiliki maka keyakinan (belief)tidak akan berubah, dan sebaliknya. Perubahan keyakinan (belief) tergantung seberapa erathubungan interaksi antara individu dengan kelompok. Semakin erat hubungan maka semakincepat perubahan keyakinan (belief) dilakukan, dan sebaliknya. Perubahan yang dilakukanmerupakan perwujudan upaya pencapaian keseimbangan kogntif. Ketiga, tataran komunikasimassa, individu akan melakukan seleksi informasi berdasarkan kegunaan informasi untukpemenuhan kebutuhan informasi.
Copyrights © 2016