Pemanfaatan green roof meningkat secara signifikan selama 10 tahun terakhir di Prancis. Tidak terumuskannya kriteria hidrologis untuk merancang dan mengevaluasi pemanfaatan green roof untuk pengelolaan air hujan khususnya di Prancis menjadi masalah tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah tools dalam model FAVEUR untuk menilai kinerja kriteria retensi green roof. Dalam penelitian ini kriteria retensi green roof dihitung dalam 3 skala waktu yaitu tahunan, musiman dan setiap kejadian hujan. Simulasi model FAVEUR dengan variasi parameter untuk ncalc=500 menghasilkan nilai kriteria retensi rata-rata : tahunan antara 301-470 mm (48-75% dari curah hujan tahunan), retensi musim panas antara 218-327 mm (35-52% dari curah hujan tahunan), retensi musim dingin antara 84-143 mm (13-23% dari curah hujan tahunan). Selanjutnya untuk kriteria retensi kejadian hujan, nilai maksimum selalu berbanding lurus dengan kapasitas retensi dalam interval 12-100 mm, nilai minimum selalu sama dengan 0 dan rata-rata antara 5.13-44.46 mm. Kriteria retensi ini menunjukkan korelasi yang baik dengan kapasitas intersepsi (Cint). Berdasarkan korelasi tersebut, disusunlah 48 persamaan polinomial kriteria retensi dalam tiga skala waktu berbeda. Selanjutnya, berdasarkan hubungan kriteria retensi green roof dan karakteristik fisik green roof terhadap kapasitas intersepsi, sebuah tools penilaian kinerja hidrologis green roof telah berhasil disusun dalam format Excel. Tools ini dapat menunjukkan kinerja hidrologis green roof khususnya kriteria retensi dengan memvariasikan karakteristik fisik green roof seperti jenis vegetasi, ketebalan substrat dan kapasitas air maksimum substrat (CME).
Copyrights © 2014