Di Indonesia telah banyak dilakukan penelitian tentang biomonitoring atau bioasesmen dengan makrozoobentos untuk menilai kualitas air sungai. Penelitiannya bersifat aplikatif dari metode yang digunakan di daerah sub-tropik, termasuk di antaranya penggunaan angka hitung tetap untuk proses sub-sampling. Tujuan penelitian ini adalah i). Mendapatkan perkiraan angka jumlah makrozoobentos representatif ketika sampling dari sungai dengan metode mengaduk-aduk dasar sungai dengan kaki, ii). Mendapatkan angka hitung tetap yang digunakan untuk proses sub-sampling, iii). Mengetahui penyimpangan penilaian tingkat pencemaran air sungai, akibat kesalahan dalam penentuan besaran angka hitung tetap makrozoobentos hasil sub-sampling secara random terhadap hasil sensus. Manfaat penelitian adalah menjadi acuan dalam memprediksi angka jumlah makrozoobentos representatif yang diambil menggunakan alat Dip-net dari dasar sungai dan acuan penggunaan angka hitung tetap untuk proses sub-sampling secara random. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain acak sempurna satu faktor perlakuan, yaitu variasi jumlah individu makrozoobentos terhadap jumlah genusnya. Berdasarkan hasil penelitian i). Prakiraan angka jumlah makrozoobentos representatif dari sampel yang diambil dari sungai dengan teknik diaduk-aduk dengan kaki adalah lebih besar dari 500 individu, ii). Angka hitung tetap organisme makrozoobentos untuk proses sub-sampling secara random berkisar antara 200 - 500 individu, iii). Bila menetapkan angka hitung tetap di bawah 200 individu, maka akan terjadi penurunan penilaian kelas kriteria kualitas air.
Copyrights © 2014