Dalam tahap perkembangan, tak jarang anak mengalami hambatan atau bahkan melakukan perilaku yang keliru yang dapat merugikan mereka, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Perilaku yang sering terjadi pada anak adalah perilaku agresivitas. Perilaku agresivitas terjadi pada masa perkembangan, karena pada masa inilah seorang anak sudah mulai merasa ingin mengetahui dan ingin melakukan sesuatu yang dia inginkan walaupun tanpa dia sadari sesuatu yang dia lakukan itu dapat berdampak negatif pada dirinya sendiri ataupun pada orang lain. Oleh sebab itu, Assertive Behavior Therapy dan Positive Reinforcement diterapkan pada penelitian ini sebagai upaya untuk mengurangi kecenderungan perilaku agresivitas dari lima anak usia tengah di Panti sosial X. Penelitian ini menggunakan quantitative one group pre-test post-test design dimana alat ukur Agresivitas dianalisa untuk mengetahui perbandingan hasil sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Terlihat kelima partisipan mengalami penurunan dari perilaku agresivitasnya. Total skor yang diperoleh kelima partisipan menunjukkan bahwa agresivitas mereka berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa efektivitas dari Assertive Behavior Therapy dan Positive Reinforcement untuk mengurangi kecenderungan perilaku agresivitas verbal dari lima anak usia tengah di Panti sosial X tergolong cukup efektif
Copyrights © 2018