Studi ini bertujuan membuktikan digunakannya informasi wajib yang diatur bank sentral (Bank Indonesia) untuk disampaikan tepat waktu dari periode ke periode, untuk mengendalikan kinerja bank. Laporan 105 bank di Indonesia dari tahun 2000 – 2012 digunakan untuk membuktikan informasi berguna untuk meningkatkan kinerja bank. Kinerja bank diukur dengan RORWA pada periode laporan di analisis dengan analisis regresi berganda terhadap informasi (laporan wajib kepada bank sentral) tentang efisiensi (BOPO), modal (CAR), deposito (DEPOSIT dan DEPOSIT FUNDING), pembiayaan usaha kecil (KUK), likuiditas (LDR), kualitas aset (NPL), dan profitabilitas (NIM dan ROA) yang dilaporkan periode sebelumnya. Hasilnya ditemukan bahwa semua informasi tersebut signifikan mempengaruhi kinerja bank. Semua informasi wajib dan ketat dari perbankan kepada bank sentral ternyata juga digunakan oleh perbankan dalam mengendalikan kinerja bank. Kata kunci: Laporan Bank sentral, Informasi kegiatan bank, Manajemen bank, dan Kinerja bank
Copyrights © 2017