Salah satu proyek mega jalan tol yang dicanangkan pemerintah adalah Proyek jalan Tol Trans Jawa yang terdiri dari sembilan ruas dan salah satunya adalah ruas Solo – Ngawi. Sejalan dengan pembangunan Proyek jalan Tol Solo – Ngawi, maka faktor tarif jalan tol dan waktu tempuh sangat diperhitungkan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model probabilitas pengguna jalan dalam memilih jalan tol berdasarkan tarif dan waktu tempuh. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuisioner stated preference kepada pengguna kendaraan pribadi beroda empat di ruas jalan arteri Kartasura - Sragen. Formulir survei dikelompokkan menjadi 2 bentuk formulir, yaitu formulir 1 berisi data karakteristik responden dan formulir 2 berisi pilihan responden terhadap 9 skenario yang diperoleh dari 2 faktor: tarif berdasarkan Willingness To Pay (WTP) dan waktu tempuh. Masing-masing atribut merupakan selisih dalam menggunakan jalan tol dan jalan non tol. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisa fungsi utilitas regresi linier nya dengan model logit dan model probit untuk diketahui nilai perbandingan probabiltas pengguna. Sehingga hasil yang diperoleh merupakan nilai probabilitas yang hampir sama antara model logit dan probit. Probabilitas paling besar terjadi pada Skenario 1 dengan selisih tarif tol dan non tol Rp. 21.000 dan selisih waktu tempuh tol dan non tol 75 menit. Probabilitas paling kecil terjadi pada Skenario 9 dengan selilih tarif selisih tarif tol dan non tol Rp. 38.500 dan selisih waktu tempuh tol dan non tol 51 menit.Kata kunci: willingness to pay, logit binomial, probit binomial, stated preference
Copyrights © 2017