Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi pada wilayah Jakarta dan Jawa Barat menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan bahan bakar minyak. Oleh karena itu, Program konversi bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas di jalur transportasi antara Jakarta dengan kota disekitarnya diperlukan untuk mengantisipasi kebutuhan bahan bakar minyak yang semakin tinggi. Salah satu area sekitar Jakarta yang memiliki permintaan bahan bakar minyak yang cukup besar adalah area Bekasi dan Karawang. Hal tersebut dapat dilihat dari total jumlah kendaraan pada tahun 2014 sebesar 2,97 juta unit. Dalam penelitian ini dilakukan kajian penerapan stasiun LCNG untuk suplai Energi di jalur transportasi Jakarta dengan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang yang difokuskan pada kendaraan roda empat atau lebih yang memiliki persentase sebesar 15% dari total kendaraan. Diestimasi kebutuhan bahan bakar gas untuk ketiga wilayah dengan nilai konversi kendaraan yang beralih dari bahan bakar fosil sebesar 5% tersebut adalah sebesar 474,853Lsp per hari atau sekitar 16.62 MMSCFD. Dengan kuantitas kebutuhan permintaan gas tersebut, maka untuk area Bekasi dan Karawang dapat disuplai kebutuhan selama 186 hari oleh FSRU (Floating Storage & Regasification Unit) berkapasitas 147,500 M3 oleh sumber gas yang berasal dari Bontang.
Copyrights © 2015