Dalam perencanaan struktur gedung, bentuk bangunan memiliki pengaruh terhadap kemampuan bangunan menahan gaya lateral akibat gempa, salah satu indikasi yang menyatakan bangunan tersebut aman terhadap gempa adalah simpangan bangunan, dimana simpangan yang terjadi (Δ) harus lebih kecil dari simpangan ijin (Δa). Penelitian ini menganalisis perilaku simpangan bangunan dari struktur bangunan berbentuk C dan U yang memiliki titik pusat massa lantai bangunan di luar bangunan dengan momen inersia arah X yang sama. Pembebanan yang diinput; beban mati, beban hidup dan beban gempa, Masing-masing struktur berlantai 5 dengan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus. Digunakan respon spektra desain kota jakarta selatan dengan asumsi tanah lunak. Analisis struktur menggunakan software Etabs versi 9.7. Analisis respon struktur yang ditinjau adalah simpangan, perpindahan, waktu getar, torsi serta volume bangunan. Diperoleh hasil analisis sebagai berikut; Pola simpangan berbeda meski momen inersia arah X sama. Gedung bentuk C lebih tahan terhadap gempa dibanding bentuk U, Simpangan maksimum bangunan bentuk C (arah X 18,61mm; arah Y 20,34 mm) dan bentuk U (arah X 26,67mm; arah Y 25,60mm). Bangunan bentuk C membutuhkan volume shearwall sebesar 10% dan bangunan bentuk U membutuhkan volume shearwall 6% dari volume masing-masing bangunan, Periode getar bangunan bentuk C 0,835 detik dan bentuk U 1,052 detik.
Copyrights © 2018