Pelaksanaan suatu proyek dapat berhasil apabila sumber daya yang ada digunakan secara efektif dan efisien. Terbatasnya sumber daya yang tersedia akan menyebabkan keterlambatan pada durasi proyek. Durasi kegiatan suatu proyek berkaitan erat dengan pembiayaan. Memperpendek durasi proyek terhadap durasi yang telah melebihi waktu memerlukan peningkatan sumber daya seperti tenaga kerja, material dan lain sebagainya yang beresiko terjadinya penambahan biaya langsung. Optimalisasi perlu dilakukan untuk mengembalikan durasi proyek pada jadwal sebenarnya dengan pengeluaran biaya seminimal mungkin. Proses yang berkaitan dengan keterlambatan proyek dimulai dari perencanaan, penjadwalan, pengendalian dan monitoring. Hasil pengolahan data dilakukan untuk mencari faktor apa saja yang mempengaruhi umur proyek dan pembengkakan biaya (overrun). Untuk memperpendek umur proyek dapat digunakan PERT (Project Evaluation and Review Technique) and CPM (Critical Path). Hasil dari penggunaan program pada proyek yang semula mempunyai durasi 160 hari dengan biaya langsung sebesar Rp. 23,018,202,747.87. Dilakukan percepatan durasi proyek dengan penambahan biaya minimal menjadi 150 hari dengan biaya Rp. 23,004,802,747.87. Dengan demikian dapat dilakukan Penghematan biaya sebesar Rp.13,400,000.00.
Copyrights © 2018