Perhitungan probabilitas kerusakan granula masih kompleks karena tidak memungkinkannya memasukkan semua paramater dalam satu model matematis. Selama ini posisi titik kontak pada penelitian probabilitas kerusakan untuk granula bulat pada saat uji pembebanan berulang diabaikan. Sejumlah peneliti menganggap seluruh permukaan granula adalah homogen. Kenyataannya struktur mikro dan sifat mekanik di tiap titik pada granula terdistribusi scara random. Distribusi struktur mikro ini mempengaruhi sifat probabilitas kerusakan akibat pembebanan berulang di bawah titik kritis. Karena itu probabilitas kerusakan pada butiran atau granula akibat pembebanan berulang dengan memperhitungkan posisi titik kontak selama pembebanan sangat penting dipelajari. Hal ini berguna bagi para peneliti agar memperhitungkan distribusi sifat mekanik dan struktur mikro pada badan granula saat pengujian. Baik pengujian sifat mekanik, kimiawi dan fisik akibat perlakuan pengujian. Sebuah model matematis dipaparkan guna menentukan nilai probabilitas kerusakan pada granula akibat beban impak berulang dengan memperhitungkan posisi titik kontak. Selain itu juga memperoleh parameter baru dari model matematis tersebut yang berkaitan dengan posisi titik kontak selama pembebanan berulang pada granula. Persamaan matematis diuji secara numerik dan divalidasi melalaui eksperimen.
Copyrights © 2015