Air laut merupakan sumber utama penghasil garam di Indonesia, hal ini karena kandungan garam yang cukup tinggi dan proses pengolhannya sangat mudah. Pada umumnya usaha pengambilan garam dari air laut yang diambil adalah garam natrium khlorida, sedangkan senyawa garam yang lain belum dimanfaatkan. Padahal air laut jika dipekatkan kaya akan unsur mineral yang berharga seperti kalium, magnesium dan lithium. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan peningkatan unsur yang ada dalam air laut pada tahap pengambilan air laut, proses penguapan sampai diperoleh garam natrium khlorida. Pada penelitian ini lokasi pengamatan adalah tambak garam di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang yang merupakan sentra gram terkemuka di Kabupaten Rembang. Hasil pengamatan menunjukkan terjadi peningkatan masing-masing unsur natrium, kalium, magnesium,kalsium dan lithium secara bersamaan seiring dengan semakin lama proses penjemuran. Hasil karakterisi terhadap limbah air dari sisa dari proses penguapan diperoleh kenaikan kadar Mg yang cukup tinggi yaitu rasio Mg/Na dari 0,145 menjadi 2,241 pada pertambakan modern dan pada pertambakan tradional rasio Mg/Na hanya 1,157.
Copyrights © 2017