Pegagan ( Centella Asiatica ), Jahe ( Zingiber Officinale ), Rosella (Hibiscus Sabdarifa), Jintan Hitam ( Nigella Sativa ) merupakan tanaman herbal yang biasa digunakan sebagai obat tradisional dalam pembuatan jamu dapat ditingkatkan penyerapan dan bioavailabilitasnya dengan memperkecil ukuran partikelnya menjadi nanopartikel untuk mengurangi penggunaan dosis yang tinggi dan penggunaan obat-obatan modern. Fabrikasi nanopartikel herbal dilakukan dengan metode Emulsificassion diffusion solvent kombinasi dengan High Speed Homogenizer. Solvent yang digunakan sebagai media difusi adalah ethyl acetate dan ethanol 96%, sedangkan stabilizer yang digunakan yaitu Hidrogenated Castor Oil sebagai surfaktan lipofilik, Polysorbate 60 sebagai surfaktan hidrofilik dan Polyvinilpirolidone sebagai kosurfaktan. Metode ini menggunakan preparasi sebuah oil in water emulsion dimana fase minyak yang mengandung polimer dan minyak dalam pelarut organik yang diemulsikan dengan fase air yang mengandung stabilizer dilanjutkan proses homogenasi dengan kecepatan tinggi sehingga terbentuk nanopartikel. Untuk mengetahui hasil yang optimal konsentrasi stabilizer dan waktu pengadukan selama difusi divariasikan. Nanopartikel dalam emulsi tersebut dievaporasi untuk proses solidifikasi menjadi tablet efferfescent. Hasil karakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) berupa distribusi ukuran partikel yang menunjukan keberhasilan fabrikasi nanopartikel herbal dengan ukuran 25 – 50 nm.Hasil Hasil zeta potensial menunjukan potensi terbentuknya koalesensi pada nanopartikel emulsi. Hasil Fourier Transform Infra Red (FTIR) menunjukan idetifnikasi senyawa yang terkandung dalam ektrak herbal, nanopartikel emulsi, dan tablet effervescent.
Copyrights © 2017