Karakteristik ekstrak nanas madu yang manis dan legit berpotensi untuk menjadi pemanis sekaligus perisa alami pada produk minuman ataupun kue. Pada penelitian ini telah dikaji metode evaporasi untuk menghasilkan konsentrat nanas madu. Sari nanas madu disaring kemudian dievaporasikan menggunakan Falling Film Evaporator(FFE) pada suhu uap pemanas 90°C dan tekanan vakum 20-25 inHg dengan laju alir 28 mL/menit. Tiga parameter fisik hasil evaporasi 1 tahap, 2 tahap dan 3 tahap meningkat secara berurutan yakni brix dari 15.7 ke 18.9 dan 21.53, densitas dari 1.14 ke 1.15 dan 1.16 mg/mL serta viskositas dari 4 ke 6.67 dan 8.67 cP. Efisiensi kehilangan kadar air pada evaporasi 3 tahap tiga kali lebih tinggi dibandingkan evaporasi 1 tahap dengan perbandingan kadar air yang dapat dihilangkan yaitu 73% : 21% (v/v). Disisi lain, efisiensi juga dipengaruhi oleh laju alir umpan FFE. Kadar air yang hilang meningkat dari 15.31% hingga 20.90% dengan berkurangnya laju alir umpan dari 32 mL/menit ke 25 mL/menit.
Copyrights © 2017