Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, salah satu kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya produktivitas tanaman padi yang dipengaruhi oleh belum digunakannya benih padi unggul bermutu dalam budi daya padi. Hal ini disebabkan karena rendahnya pengetahuan petani tentang benih padi unggul dan ketidakmampuan petani dalam pemilihan benih padi unggul yang sebaiknya mereka tanam, oleh sebab itu dibuatlah sebuah penerapan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) untuk pemilihan varietas bibit padi yang tepat sesuai dengan lahan dan kriteria yang petani inginkan. Dengan menggunakan sembilan puluh jenis varietas bibit padi yang terdaftar di dinas Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Selatan, sistem yang dibangun akan membantu petani di Kecamatan Mataraman untuk memilih varietas bibit padi mana yang cocok dan unggul untuk mereka tanam, sesuai dengan kriteria meliputi tanah, umur tanam, potensi hasil, tinggi tanaman, harga bibit, ketahanan terhadap hama dan ketahanan terhadap penyakit.Dari pengujian nilai akurasi sistem rekomendasi (F1) menggunakan metode precision dan recall test, sistem yang dibangun memperoleh nilai sebesar 0.745, nilai ini cukup tinggi karena apabila nilai F1 semakin mendekati angka 1 maka semakin tinggi pula nilai tingkat akurasi dari sistem rekomendasi. Kata Kunci : Pertanian, Varietas Unggul Padi, Analytical Hierarchy Process, Multi Factor Evaluation Process, Euclidean, precision dan recall test
Copyrights © 2015