Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017

ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM WACANA HUMOR DI INTERNET (TINJAUAN PRAGMATIK)

Ening Nanda Rama (Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Pelita Bangsa Binjai)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2018

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tuturan yang mematuhi dan melanggar maksim prinsip kesantunan bahasa dalam wacana humor berbahasa Indonesia di internet laman web www.ketawa.com berdasarkan prinsip kesantunan Leech (1993) yang terdiri atas maksim kebijaksanaan (tacx maxim), maksim penerimaan (approbation maxim), maksim kemurahan (generosity maxim), maksim kerendahan hati (modesty maxim), maksim kecocokan (agreement maxim) dan maksim kesimpatian (sympathy maxim).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang objektif, didasarkan atas data yang ada. Sumber data primer (data pokok) yaitu bersumber dari internet laman web http://ketawa.com dibatasi pada kategori humor ekonomi bisnis, humor politik, humor umum, humor lainnya, dan kategori humor komputer teknologi. Masing-masing dari kategori tersebut dibatasi lagi sebanyak 6 bentuk percakapan wacana humor yang dipilih secara acak. Maka sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian ini seluruhnya berjumlah 30 bentuk percakapan wacana humor berbahasa Indonesia.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat bentuk-bentuk tuturan yang mematuhi dan melanggar maksim prinsip kesantunan bahasa dalam wacana humor di internet laman web www.ketawa.com berdasarkan prinsip kesantunan Leech (1993) yang terdiri atas (1) maksim kearifan (kebijaksanaan), (2) maksim kedermawanan (penerimaan), (3) maksim pujian (kemurahan), (4) maksim kerendahan hati (kesederhanaan), (5) maksim kesepakatan (kecocokan) dan (6) maksim kesimpatian.Kata Kunci: Kesantunan Bahasa, Wacana HumorAbstract. This study is aimed at describing the form of speech that obeys and violates the maxim of the principle of language politeness in the discourse of Indonesian humor on the internet web page www.ketawa.com based on the principles of politeness Leech (1993) consisting of tacx maxim, approbation maxim, generosity maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.The method used in this research is descriptive qualitative method that is objective based on existing data. The primary data is sourced from internet website http://ketawa.com limited to the category of economic and business humor, political humor, general humor, other humor, and computers and technology humor category. Each of these categories is restricted to 6 randomly selected humor discourse. Then the samples used by researcher in this study totaled 30 forms of conversational discoursehumor in Indonesian language. The results obtained from this study indicate that there are forms of speech that obey and violate the maxim of the principles of language politeness in the humorous discourse on the internet web page www.ketawa.com based on the principle of politeness Leech (1993) which consists of (1) tacx maxim, (2) approbation maxim, (3) generosity maxim, (4) modesty maxim, (5) agreement maxim, and (6) sympathy maxim.Keywords:politeness language, humordiscourse

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Bahastra

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran ...