Jurnal Harpodon Borneo
Vol 6, No 2 (2013): Volume 6 No 2 Oktober 2013

DAMPAK DAN ESTIMASI KERUGIAN AKIBAT KENAIKAN MUKA LAUT DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR

Joeisadawati, Marita Ika (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2013

Abstract

Kawasan pesisir Tuban memiliki nilai ekonomis lahan yang sangat tinggi karena akses yang dimiliki dan beragamnya sektor yang berkembang. Kegiatan yang saling tumpang tindih tersebut antara lain adalah perikanan tambak yang lokasinya berdekatan dengan jalan raya sepanjang pantai, perkembangannya perlu dipantau dengan kelestarian kawasan pesisir. Fokus daerah pada penelitian ini adalah kawasan pesisir Kabupaten Tuban yang terdiri dari 5 Kecamatan, yaitu : Kecamatan Bancar, Kecamatan Jenu,Kecamatan Tambakboyo, kecamatan Palang, dan Kecamatan Tuban. Pemilihan kawasan pesisir Tuban didasarkan pada letaknya yang berbatasan langsung dengan laut jawa sertaberada di jalur transportasi darat pantura selain itu didasarkan pada kecendrungan pertumbuhan pesisir tuban yang memiliki potensi sebagai kawasan utama penggerak ekonomi wilayah gelangban.Pengolahan data pasang surut menggunakan metode least square untuk mendapatkan MSL nya, yang kemudian dicari tren kenaikan muka air lautnya sehingga bisa memprediksi kenaikan muka air laut untuk tahun 2100. P engolahan peta wilayah genangan diperoleh dari hasil prediksi kenaikan muka air laut yang dijadikan sebagaiinput bersamaan dengan data DEM Tuban yang diolah menggunakan software Arcgis 9.3 dengan mengklasifikasikan dem menjadi 2 bagian, tergenang dan tidak tergenang. Pengolahan dampak dan estimasi kerugian dari peta genangan yang dihasilkan kemudian dioverlay dengan peta tata guna lahan exsisting tahun 2011 sehingga dapat diketahui jenis dan luas lahan yang tergenang. Dari informasi tersebut kemudian dihitung kerugian ekonominya. Estimasi kerugian ekonomi dihitung berdasarkan jenis penggunaan lahan. Ada tiga jenis penggunaan lahan basah, lahan kering, lahan pemukiman. Hasil yang diperoleh dapat memprediksikan bahwa kenaikan muka air laut di Kabupaten Tuban mengikuti persamaan garis y = 0,0006x +0.96666 . Dengan naiknya muka air laut menjadi 1,8 m ditahun 2100 mengakibatkan tergenangnya daratan seluas 417,9 ha atau 0,3 % dari luas wilayah daratannya, terjadi Perubahan Garis pantai, terganggunya Kegiatan sosial ekonomi masyarakat setempat, terganggunya jalur Transportasi. Dengan Kerugian total Rp. Rp 7.237.907.092,95Kata Kunci : Dampak dan Estimasi Kerugian, Kenaikan Muka Laut, Pesisir Tuban

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

harpodon

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science

Description

Jurnal HARPODON BORNEO merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu – Ilmu Perikanan dan kelautan, yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada periode bulan April dan Oktober, sebagai media informasi dan ...