Dalam menganalisa titik lokasi gangguan sistem kelistrikan terdapat beberapa metode yang sering digunakan antara lain menggunakan metode google earth, metode berbasis impedansi dan perambatan gelombang sinyal arus balik, dan metode mapping laporan gangguan menggunakan algoritma genetika. Pada penelitian ini digunakan metode Takagi untuk menganalisa titik lokasi ganguan pada saluran transmisi sistem kelistrikan PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) yaitu pada saluran 115 kV dari bus Bangko ke bus BK-NL 90% (11,7 km), bus North Duri ke bus 17 (4,4 km), dan bus Duri ke bus 17 (17,6 km). Dari hasil kajian, didapat nilai error rata-rata sebesar 2,5% dan keakuratan rata-rata sebesar 97,5%. Selain itu nilai keakuratan dan ketepatan titik lokasi gangguan sebesar 100% sebanyak tujuh dari dua belas skenario titik gangguan dari tiga lokasi yang dikaji. Walaupun demikian metode ini masih memiliki kelemahan karena masih membutuhkan data arus sebelum gangguan, data arus superposisi, selain itu data yang digunakan mesti beraturan, serta pemilahan jenis gangguan yang terjadi.
Copyrights © 2017