Aluminium merupakan logam ringan dengan ketahanan korosi yang baik, hantaran listrik yang baik serta sifat-sifat yang baik lainnya sebagai sifat logam. Paduan Aluminium-Magnesium 5083 yang diambil pada penelitian ini adalah paduan antara (4,5 % Mg) kuat dan mudah dilas. Ketangguhan suatu bahan sangat dipengaruhi oleh sifat mekanik dan sifat fisik bahan tersebut pada proses penyambungan dengan menggunakan pengelasan sifat-sifat tersebut akan berubah akibat pengaruh pemanasan, Untuk mengkaji hal tersebut disusunlah sebuah konsep penelitian Hasil pengujian tarik statik dianalisa menggunakan analisis statistik metode Anova (Varian). Dari hasil penelitian tes barlet dilakukan untuk mengetahui keseragaman Varian dari sudut kampuh dan kuat arus pengelasan artinya ketiga kelompok data sudut kampuh bisa dianggap berasal dari satu populasi dan data-data tersebut layak untuk diperbandingkan. Bila perbandingan tersebut lebih besar dari fraktil distribusi rasio varian, maka terjadi pengaruh dari data sudut kampuh terhadap nilai tensile (tegangan). Dari data pengujian diketahui S22/S12 V20,975, oleh karena itu sudut kampuh mempengaruhi tensile (tegangan). Data hasil pengujian menunjukan (S42/S12) V20,975, dapat dilihat bahwa kuat arus sangat mempengaruhi nilai tensile (tegangan)
Copyrights © 2014