Cognicia
Vol 1, No 2 (2013)

PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA YANG ORANG TUA BERCERAI DAN YANG TIDAK BERCERAI (UTUH)

Werdyaningrum, Puri (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Sep 2013

Abstract

Psychological well-being di kalangan remaja adalah penting, tetapi untuk mencapai keadaan tersebut khususnya bagi remaja dari keluarga yang bermasalah tidak mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan psychological well-being yang signifikan antara remaja yang orang tuanya bercerai dengan remaja yang orang tuanya tidak bercerai (utuh). Subjek penelitian adalah 102 remaja usia 14-19 tahun yang terdiri dari 51 remaja yang orang tuanya bercerai, dan 51 remaja yang orang tuanya utuh. Data dikumpulkan dengan skala Ryff's Psychological Well-Being Scale. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nilai psychological well-being yang signifikan antara remaja yang orang tuanya bercerai dan remaja yang orang tua utuh (t = 9.813; p = 0.000, p < 0.01). Remaja yang orang tuanya bercerai memiliki nilai psychological well-being yang lebih rendah dibandingkan remaja yang orang tuanya tidak bercerai (utuh).Kata kunci: Psychological Well-Being (PWB), orang tua bercerai, orang tua utuh

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

cognicia

Publisher

Subject

Religion Humanities Neuroscience Social Sciences

Description

The scope and the focus of the journal is conceptual proposal and empirical studies in many aspects of cognitive psychology (motivation, cognition and metacognition) with the application in various field such Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Educational Psychology, ...