Latar Belakang: Kesehatan reproduksi di kalangan wanita harus memperoleh perhatian yang serius. Beberapa penyakit-penyakit infeksi organ reproduksi wanita adalah trikomoniasis, veginosis bakterial, kandidiasisvulvovaginitiS, gonore, klamida, sifilis, ulkus mote! chncroid. Salah satu gejala dan tanda-tanda penyakit infeksi organ reproduksi wanita adalah terjadinya keputihan. Keputihan merupakan salah satu masalah yang sejak ama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Keputihan (FluorAlbus) adalah cairan berlebih yang keluar dan vaginaTujuan Penelitian: Menganalisis Hubungan Personal Hygiene terhadap Kejadian keputihan pada Siswi MA Al- HikmahAengdake Bluto Tahun 2012Metode Penelitian: Jenis penilitian ini yaitu analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Total Sampling, dimana semua siswi diambil sebagai responden, jumlah responden 63 mahasiswa, tehnik pengambilan data dengan kuesioner. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan koefisien kontingensi.Hasil Penelitian: seluruh responden (100%) sudah mengalami menarche, sebagian besar responden (95%) pernah mengalami keputihan, sebagian besar responden (95%) pernah memiliki personal hygiene yang kurang.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara Personal Hygiene terhadap Kejadian keputihan pada Siswi MAAI- HikmahAengdake BlutoTahun 2012 Kata Kunci: Personal Hygiene, kejadian Keputihan
Copyrights © 2012