Abstrak: Wanita dalam Kajian Berbahasa. Secara alami, manusia dilahirkan ke muka bumi ini dengan jenis kelamin yang berbeda. Manusia, dalam hal ini, tentu tidak bisa mengubah ketentuan alami itu walaupun berupaya dengan kecanggihan teknologi. Artinya, pria dan wanita memang berbeda secara alami dalam aspek fisiknya. Namun demikian, aspek lain yang mestinya tidak dipersoalkan dalam wacana gender justru muncul dalam bahasa. Dalam bahasa, posisi wanita lebih rendah dibanding pria. Karena itulah, para aktivis perempuan menganggap bahwa hal ini diskriminatif. Tiga bahasa, Inggris, Arab, dan Indonesia, sebagai objek kajian dalam tulisan ini, menguraikan adanya perbedaan bentuk dalam penggunaan morfem, makna leksikal, dan kalimat antara pria dan wanita.
Copyrights © 2016