Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam
Vol 3, No 2 (2018): DESEMBER

DIALEKTIKA TRADISI SENI BEDENDANG DI KOTA BENGKULU

Salim Bella Pili (IAIN Bengkulu)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2018

Abstract

Dalam pelaksanaannya, seni berdendang itu meliputi tiga macam kesenian, yaitu seni syair berpantun, seni tari dan seni musik. Seni berdendang ini juga mempunyai enam tahapan. Tahap pertama, Tari Berandai, yang dilakukan sebagai tari pembuka yang dilakukan oleh sepasang penari diiringi oleh seruling dilakukan dihalaman sebagai cara untuk mempersilahkan para pedendang untuk naik kepanggung. Tahap kedua, Ketapang yang berisi dari tiga macam tarian yaitu tari sapu tangan/selendang, tari gendang dan tari piring, dimana pantun-pantun mulai dibacakan, yang biasanya pantun-pantun yang menghibur, dan pantun itu dibacakan dua baris sampirannya saja dengan lagu. Tahap ketiga, Rampai-rampai yang hampir seluruhnya berisikan pantu-pantun yang dilakukan secara bersahutan dan bergiliran diiringi alat-alat musik biola, rebana, seruling, rabanga dan alat-alat musik lainnya. Tahap keempat, Senandung Suniug. Tahap kelima, Talibun yang hampir sama dengan tahap ketiga. Tahap keenam, Dendang mati dibunung, dimana tahap ini sebagai tahap penutup yang berisikan hampir sama dengan tahap kedua.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

twt

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Jurnal kajian kebudayaan Islam yang mencakup tiga wujud yaitu ide, sistem sosial & benda. Sedangkan model kajian sejarah Islam Indonesia dan dunia ialah original history dan reflective history. ...