Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid
Vol 17, No 2 (2014)

HUBUNGAN ANTARUMAT BERAGAMA Pengalaman Rukun dan Konflik di Indonesia

Alirman Hamzah (Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2019

Abstract

Ketika berfungsi sebagai Kepala Negara di Madinah, Rasulullah saw telah memberikan teladan hidup rukun; baik terhadap kaum Yahudi melalui Piagam Madinah maupun terhadap orang-orang Nasrani Najran. Di Nusantara kita sejak berabad –abad silam juga terdapat kasus-kasus yang membuktikan terciptanya kerukunan antarumat beragama, sebagai implementasi dari kearifan lokal. Akan tetapi sejarah juga membuktikan kondisi rukun yang didorong oleh ajaran agama dan kearifan lokal tersebut berubah jadi jadi kasus-kasus konflik antarumat beragama. Ternyata tidak semua kasus itu berakar dari perbedaan agama, melainkan lebih banyak dipicu oleh faktor sosial, seperti praktek ekskusivisme yang didorong oleh pemahaman agama yg parsial, penistaan agama dan akumulasi persoalan politik dan agama, akumulasi persoalan ekonomi dan agama, sehingga yang bersangkutan tidak lagi tulus hidup berdampingan berbeda agama. Untuk mengatasi kasus-kasus konflik tersebut, pemerintah telah memprogramkan berbagai kebijakan kerukunan mulai dari dialog antarumat beragama,peletakan filososfis kerukunan, sampai membingkai kebijakan kerukunan dengan teologi agama, dan kearifan lokal. Namun kasus konflik masih bermunculan di berbagai daerah. Bagaimana upaya mengatasi hal tersebut, menjadi salah satu penawaran artikel ini.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sebagai media informasi dan forum pembahasan kajian tentang ilmu ushuluddin yang terkait dalam empat aspek bidang keilmuan yakni, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi ...