Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid
Vol 19, No 1 (2016)

POLITISASI SEJARAH DAN SEJARAH POLITIK Pahlawan dan Ideologi “Merah” dalam Historiografi Orde Baru dan Pasca Orde Baru

Muhammad ilham (fakultas ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2019

Abstract

Ciri dari historiografi nasional yang dibentuk selama masa Orde Baru Suharto adalahsentralitas negara yang diejawantahkan oleh militer. Sejarah nasional disamakan dengan sejarahmiliter dan produksi sejarah dikendalikan oleh negara dan militer. Pada akhirnya versi militertentang kejadian di tahun 1965 mendominasi historiografi periode tersebut dan melegitimasinaiknya rezim Orde Baru. Jika rezim sebelumnya membangun sejarah Indonesia sebagai hasil dariperbenturan antara kolonialisme dan imperialisme melawan nasionalisme Indonesia denganSoekarno sebagai pusat, maka Orde Baru melihat sejarah Indonesia sebagai hasil dari perjuanganantara pendukung dan penentang Pancasila dengan menempatkan militer sebagai faktor penentu.Orde Baru hanya menggantikan Soekarno dengan militer, sementara itu para penentang Pancasilakhususnya komunisme dan Islam ekstrimis telah menggantikan posisi kolonialisme danimperialisme sebagai kambing hitam. Setidaknya ada beberapa pertanyaan yang selama inisebenarnya kita telah memiliki "jawaban" nya sendiri, khususnya yang berkaitan dengan dominasimiliter (baca : ABRI) pada masa Orde Baru, diantaranya : ABRI merupakan institusi yang sangatsistematis, loyalis dan cerdas (bahkan hal ini juga "diamini" hingga sekarang oleh publik).Kemudian, ketika kita membaca buku Ketika Sejarah Berseragam tersebut, kita juga akan tahubahwa sejarah akan berbahaya bila berada "ditangan" militer (walaupun di tangan "politisi" jugademikian). Selanjutnya, sejarah berbasiskan senjata, amat sangat ampuh untuk memupuknasionalisme. Namun terlepas dari semua itu, sejarah haruslah dipaparkan apa adanya. Dalambahasa Edmund Husserl, "harus dikembalikan kepada posisi awal perustiwa itu terjadi". Makadari sana akan kita ketahui, apa sebenarnya motif yang melatarbelakanginya. Sejarah harus"ditelanjangi", dan Katherine nampaknya menelanjangi sejarah militer Indonesia masa Orde Baru.Ini bermanfaat bagi perjalanan bangsa ke depan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sebagai media informasi dan forum pembahasan kajian tentang ilmu ushuluddin yang terkait dalam empat aspek bidang keilmuan yakni, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi ...