Tasawuf Abdurrauf al-Singkily dapat digolongkan kepada neo-sufisme dengan karakter mengupayakan penyelarasan antara syari’at dengan ajaran tasawuf. Ia tidak hanya menguasai seluk beluk syari’at (ilmu eksoteris) tetapi juga mendalami hakekat (ilmu esoteris) atau realitas mistis. Dalam memberikan kritikan kepada paham wujudiyah, Abdurrauf cende-rung lebih moderat dan memajukan argument-argumen akal dan naqal. Inti ajaran tasawufnya adalah tauhid al-haq yang dikembangkan menjadi wahdah al-syuhud, fana dan baqa.
Copyrights © 2014