Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid
Vol 16, No 1 (2013)

RAMADHAN STAY: COLLABORATION BETWEEN TRADITION, TOURISM, AND SPIRITUALISM An Exploration of The Local Wisdom in Minangkabau

-, Sefriyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2019

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan, pada masyarakat pedesaan seperti di Minangkabau, akulturasi Islam dan tradisi lokal terimple-mentasi meskipun tradisi lokal tersebut betentangan dengan Islam—Islam dan tradisi lokal tidak saling mendominasi satu sama lain sebagaimana bisa dilihat dalamMukim Ramadhan yang diperlihatkan oleh Islam pedesaan seperti di Malalo, Sumatera Barat. Dalam rentetan prosesi Mukim Ramadhan ada tiga elemen budaya yang saling menguatkan yakni: tradisilokal, spritualisme, dan wisata.Tradisi lokal bisa dipahami dari sikap-sikap beragama seperti berdo‟a untuk mendapatkan kekuatan fisik, mental, dan kebersihan jiwa sebagai syarat pelaksanaan Mukim Ramadhan yang dilaksanakan di kuburan Tuanku Lima Puluh. Tingginya etos ibadah bisa dipahami dari ungkapan, “bulan di luar ramadhan adalah bulan untuk bekerja, bulan puasa bulan ibadah”. Sementara makna wisata bisa dilihat dari istirahat dari pekerjaan dan menikmati ibadah Ramadhan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Majalah Ilmu Pengetahuan dan Pemikiran Keagamaan Tajdid diterbitkan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, sebagai media informasi dan forum pembahasan kajian tentang ilmu ushuluddin yang terkait dalam empat aspek bidang keilmuan yakni, Aqidah dan Filsafat Islam, Studi ...