Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Vol 1, No 01 (2018)

Aseksualitas dalam Drama TV Sherlock di Televisi BBC One

Muslikhin Muslikhin (Fakultas Ekonomi dan Komunikasi Universitas Bina Nusantara Jl. K. H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480)
Elsa Tesalonika Lalong (Fakultas Ekonomi dan Komunikasi Universitas Bina Nusantara Jl. K. H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2018

Abstract

Sherlock adalah sebuah adaptasi dari cerita Sherlock Holmes dalam bentuk drama televisi di BBC One. Sherlock menggunakan latar abad ke-21, sebagai pengganti jaman Victoria (1830-1901) seperti cerita asli Sherlock Holmes. Karakter tokoh Sherlock Holmes, terutama orientasi seksualnya  menimbulkan perdebatan di kalangan kritisi dan penggemar cerita Sherlock. Hal ini terjadi karena penulis cerita tidak secara jelas dan tegas memberikan gambaran tentang orientasi seksual dari Sherlock Holmes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda-tanda yang merepresentasikan aseksualitas pada tokoh Sherlock Holmes sebagai pribadi yang menunjukkan ciri-ciri aseksualitas. Metode penelitian yang digunakan adalah Semiotika Ferdinand de Saussure. Dasar analisis aseksualitas yang digunakan adalah 10 ciri-ciri aseksualitas dari  Decker. Penelitian ini menyimpulkan Sherlock Holmes adalah seorang aseksual karena memenuhi 8 dari 10 ciri-ciri aseksual menurut Decker.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

WartaISKI

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific ...