Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas komunikasi dakwah dengan segala permasalahan yang terjadi pada pesantren terpadu At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B, Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Temuan penelitian ini adalah pesantren di dalam lembaga pemasyarakatan berbeda dengan pesantren yang berada di luar lembaga pemasyarakatan. Pesantren yang berada di luar lembaga pemasyarakatan menjadi tempat untuk belajar ilmu-ilmu agama, sedangkan pesantren di dalam Lembaga Pemasyarakatan selain tempat belajar ilmu-ilmu agaman juga menjadi pusat penyadaran para Warga Binaan, sebutan lain dari penghuni Lembaga Pemasyarakatan yang sedang menjalani hukuman pidana.
Copyrights © 2019