Perhatian ilmuwan Muslim terhadap dunia penulisan hadis bukanlah sebuah hal prioritas berbeda halnya dengan perluasan daerah (futuh}a>t). Hadis pada masa-masa sahabat hanya diriwayatkan secara oral (lisan). Namun, seiring banyaknya hadis maud}u>’ yang tersebar bebas, mendorong Khalifah ‘Umar Ibn Abdul Aziz memerintahkan pengumpulan hadis secara resmi dan menyeluruh lewat perantara Muhammad Ibn H}azm dan Muhammad Shiha>b al-Zuhri>. Pengumpulan ini dinamakan dengan tadwi>n al-h}adi>th. Tadwi>n pada masa abad II H merupakan awal mula hadis dikumpulkan dan awal mula dari kemajuan pesat terhadap kelimuwan hadis, karena setelah masa tersebut, bermunculan kitab-kitab hadis yang menjadi rujukan hukum islam otoritatif sebagaimana kitab s}ah}ih}ain yang disusun pada abad III H.
Copyrights © 2019