Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan pergerakan spermatozoa yang disebabkan oleh pemberian ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) pada tikus putih jantan. Enam belas ekor tikus putih jantan diadaptasikan selama 7 hari, kemudian dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok mendapat perlakuan sebagai berikut : kontrol normal diberi aquadest; dosis 1 diberi ekstrak etanol daun pepaya (0,04 g /200 g BB tikus); dosis 2 (0,08 g/ 200 g BB); dosis 3 (0,16 g/200g BB tikus). Pemberian sediaan uji dilakukan secara peroral selama 20 hari. Parameter yang diamati yaitu pergerakan spermatozoa. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa spermatozoa tikus putih jantan mengalami penurunan pergerakan secara signifikan dengan dosis efektif yaitu dosis 2 (0,08 g/ 200 g BB tikus ).
Copyrights © 2017