Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya pergeseran pola penyakit, dari penyakit infeksi dan malnutrisi ke penyakit non infeksi. Konsep transisi epidemiologi tersebut menggambarkan adanya kecenderungan dominasi penyakit degenaritf yang sangat di tentukan oleh perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat yang sangat tepat untuk mengatasi penyakit degeratif ini adalah dengan melaksanakan PHBS. PHBS dapat dilaksanakan dengan baik apabila masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk melaksanakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari gambaran pengetahuan masyarakat tentang PHBS di RW 4 Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Rancangan penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan coss sectional. Responden diberi beberapa pertanyaan tentang indikator PHBS kemudian data dianalisa univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil Penelitian menunjukan responden rata rata berumur 50 tahun, Jenis kelamin responden 85,5 % perempuan, Pendidikan responden 47,8 % SLTA, Pekerjaan Responden 73,9 % bekerja, Responden merata bertempat tinggal di empat RT. Pengetahuan Responden tentang PHBS terbagi dalam katagori pengetahuan baik sebanyak 36,2 %, pengetahuan cukup 39,2 % dan pengetahuan kurang 24,6 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kelompok umur responden yang memiliki pengetahuan baik berada pada kelompok umur dewasa akhir yaitu sebesar 37,5 %. Jenis kelamin perempuan memiliki pengetahuan baik 34,4 % Pendidikan SMA dan PT sebagian besar memiliki pengetahuan baik, yaitu SMA 48,4 % dan PT 40 %. Responden pada kelompok bekerja sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar 41,2 % . Responden yang bertempat tinggal di RT 2 (47,1 %) dan RT 4 (42,1 %) memiliki pengetahuan baik.
Copyrights © 2018