Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada
Vol 12, No 1 (2014)

ANALISA KADAR IODIUM PADA TELUR ASIN

Novitriani, Korry ( STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
23 May 2015

Abstract

Iodium merupakan zat gizi essensial bagi tubuh, karena merupakan komponen dari hormon thyroxin. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) merupakan masalah gizi yang dijumpai hampir diseluruh negara di dunia, baik di negara berkembang termasuk di Indonesia maupun negara maju. Salah satu penenggulangan kekurangan iodium ialah melaui fortifikasi garam dapur dengan iodium. Fortifikasi garam dengan iodium sudah diwajibkan di Indonesia. Iodium yang biasa ditambahkan pada fortifikasi makanan yaitu dalam bentuk KIO3 karena KIO3 lebih stabil dibandingkan KI kedalam telur asin. Telur asin yang digunakan ditambahkan dengan KIO3  dengan konsentrasi 1500 ppm diperoleh dari hasil pemeriksaan secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode titrasi iodometri. Berdasarkan hasil penelitian analisa kadar iodium pada telur asin secara kualitatif terbukti positif mengandung iodium karena terbentuknya warna biru dari hasil reaksi komplek iod amilum. Dan secara kuantitatif didapat kandungan iodium pada telur asin tersebut yaitu 38,59 ppm. Dengan demikian masuknya KIO3 kedalam telur asin adalah 50% (dari konsentrasi KIO3 1500 ppm untuk 20 telur).  Kandungan iodium pada telur asin tersebut memenuhi syarat Standar Nasional Indonesia (SNI) No.01-3556-2000/Rev.9 tentang garam konsumsi beriodium yaitu 30-80 ppm.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

P3M_JKBTH

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

This is the an open access journal specialized in Nursing Sciences, Health Analyst, Pharmacy and other relevant fields JKBTH was registered e-ISSN: 2621-4660 with SK no. 0005.26214660/JI.3.1./SK.ISSN/2018 and p-ISSN : 1979-004X with SK no. 0005.07/Jl.3.02/SK.ISSN/2008. JKBTH which was established ...