Konflik sosial-politik yang terjadi di Filipina telah menimbulkan suatu diskriminasi yang berlebihan. Terdapat kebijakan kontra dari pemerintahan Filipina terhadap struktur masyarakat Mindanao. Tindakan kontra yang diterapkan oleh pemerintah Filipina adalah memarjinalisasi masyarakat Mindanao dengan cara menciptakan kesenjangan ekonomi, sosial, pendidikan dan HAM. Muhammadiyah sebagai organisasi yang memegang salah satu prinsip Islam yakni Ukhuwah Islamiyah mencoba membantu menyelesaikan konflik tersebut melalui jalur damai. Pada tulisan ini penulis akan menganalisis strategi perdamaian yang dilakukan oleh Muhammadiyah atas konflik Mindanao.
Copyrights © 2019