JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
Vol 3, No 1 (2016): JISI UMJ

PERANCANGAN ALAT PEMBUAT TEPUNG CASSAVA YANG ERGONOMIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI (Studi Kasus di Dusun Pendowo, Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta)

Agung Kristanto (Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)
Eko Palmanto (Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2017

Abstract

Dusun Pendowo, Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta adalah salah satu pusat pembuatan tepung dari ubi kayu (singkong) atau sering disebut tepung cassava. Pengolahan tepung cassava di Girisubo masih menggunakan cara manual. Proses pengolahan manual dimulai dari ubi kayu yang sudah berupa gaplek lalu ditumbuk menggunakan lesung. Pengolahan secara manual sangat tidak ergonomis karena menimbulkan ketidaknyamanan pada bagian leher, kedua bahu, kedua telapak tangan, punggung bagian atas, punggung bagian bawah, kedua tangan, pinggul, kaki bagian paha, kedua lutut, kedua betis, dan jari – jari. Akibat dari ketidaknyamanan membuat waktu proses lama yaitu mencapai 10,31 menit/kg dan konsumsi energi yang tinggi. Waktu proses yang lama dan konsumsi energi yang tinggi menyebabkan produktivitas rendah. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan merancang alat pembuat tepung cassava yang Ergonomi menggunakan pendekatan Antropometri. Hasil penelitian diperoleh Waktu baku proses pembuatan tepung cassava sebelum perancangan sebesar 15,31 menit/kg dan setelah perancangan sebesar 8.05 menit/kg. Hal ini terjadi penurunan waktu baku sebesar 47,4%. Output Standar sebelum perancangan sebesar 4 kg/jam dan setelah perancangan sebesar 7,5 kg/jam. Hal ini terjadi peningkatan output standarnya sebesar 46,6 %. Konsumsi energi yang dibutuhkan operator sebelum perancangan adalah 0,77 kcal/menit dan setelah selesai perancangan sebesar 0,16 kcal/menit. Hal ini terjadi penurunan konsumsi energi sebesar 72,2 %. Tingkat ketidaknyamanan sebelum perancangan sebesar 91,1% dan setelah perancangan sebesar 0%. Hal ini terjadi penurunan tingkat ketidaknyamanan setelah perancangan alat pembuat tepung cassava sebesar 100%.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jisi

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering

Description

JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat ...