Rerata suhu aksila ibu satu jam persalinan pada kelompok IMD lebih tinggi Hipotermia merupakanpenyebab utama kesakitan dan kematian bayi baru lahir di negara berkembang. Salah satu asuhan essensialuntuk mencegah hipotermi adalah dengan melaksanakan inisiasi menyusu dini. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap fetal outcome. Penelitian ini merupakan studicross-sectional comparatif. Alat yang digunakan pada penelitian berupa termometer kulit digital, termometerdigital dan jam second. Dilakukan observasi bayi yang lahir dengan persalinan normal yang dilaksanakanIMD atau tidak, dan kemudian dilakukan pengukuran apgar score, suhu aksila bayi pada kedua kelompok.Data dianalisa menggunakan uji mann-whitney, dan nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. RerataApgar Score pada kelompok IMD adalah 9,8 ± 0,3 dan pada kelompok non IMD adalah 9,3±0,4, p value0,001 (> 0,05). Rerata suhu aksila bayi pada kelompok IMD adalah 37,2 ± 0,1°C dan rerata suhu aksila bayipada kelompok non IMD adalah 37,0±0,2°C, p value 0,020 (< 0,05).
Copyrights © 2018