Pasien stroke dengan tirah baring lama akan mengalami perubahan metabolisme yang dapat meningkatkan tekanan yang berbahaya pada kulit sehingga beresiko terjadi dekubitus. Mobilisasi dapat menjaga dan mencegah supaya bagian tubuh yang tertekan tidak mengalami luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mobilisasi tiap 2 jam terhadap kejadian dekubitus pada pasien stroke di ruang ICU dan Murai RSU Anutapura Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pre eksperimental design (one group pre test-post test design). Jumlah populasi sebanyak 61 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 6 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat, analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh p value = 0,014 (p value < 0,05), artinya ada pengaruh mobilisasi tiap 2 jam terhadap kejadian dekubitus pada pasien stroke di ruang ICU dan Murai RSU Anutapura Palu. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemberian mobilisasi tiap 2 jam secara teratur memberikan pengaruh yang efektif dalam menurunkan derajat dekubitus serta mencegah terjadinya dekubitus. Kata Kunci: Pasien stroke, dekubitus, mobilisasi tiap 2 jam
Copyrights © 2017