Keadaan masyarakat Indonesia mengenai peredaran NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, Zat Adiktif lainnya) terasa sangat memprihatinkan. Dalam keadaan politik dan perekonomian yang masih tidak stabil ini, ternyata peredaran NAPZA juga merajalela. Bahkan merebak sampai kesegala lapisan masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan lingkungan sosial terhadap penyalahgunaan NAPZA pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan jumlah sampel masing-masing untuk kelompok case dan control 42 orang. Analisis data menggunakan uji chi-square, dengan variabel independen pengetahuan dan lingkungan sosial dan variabel dependen penyalahgunaan NAPZA di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pengetahuan narapidan terhadap penyalahgunaan NAPZA didapatkan nilai p value = 0.029 (α< 0,05) jadi terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap penyalahgunaan NAPZA dengan nilai OR=2,6 artinya responden yang berpengetahuan baik memiliki kecenderungan 2,6 kali untuk tidak menggunakan NAPZA, dan hasil hubungan lingkungan sosial terhadap penyalahgunaan NAPZA didapatkan nilai p value = 0,000 (α
Copyrights © 2018