Anak merupakan aset berharga suatu Bangsa karena akan menjadi generasi penerus. Pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak-anaknya, terutama pada saat mereka masih berada pada tahap Prasekolah, karena untuk meningkatkan kecerdasan moral anak sejak dini (tata krama, sopan santun, aturan norma agama dan moral serta etika). Perhatian yang kurang akibat kesibukan bekerja dan kurangnya pengetahuan orang tua menyebabkan anak beresiko mengalami penyimpangan tumbuh kembang. Pola asuh orang tua yang digunakan ada 3 macam pola asuh, yaitu Demokratis, Otoriter, dan Permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara pola asuh orang tua terhadap tingkat perkembangan anak balita di paud Permataku. Jenis penelitian ini adalah Observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dan pemilihan sampel dengan Purposive Sampling. Penelitian ini melibatkan sampel 63 responden yang berada di Paud Permataku yang terletak dijalan Rajawali No.14 Palu. Analisis data menggunakan uji univarial, Bivariat dan Chi-Square. Hasil penelitian Univarial menunjukkan perkembangan anak balita yang sesuai berjumlah 40 responden (74,1.%), Sementara Hasil Analisa bivariat didapatkan perkembangan anak balita yang sesuai terbanyak terdapat pada orang tua yang memiliki pola asuh demokratis dengan jumlah 34 responden (77,2%). Hasil penelitian uji Chi-square didapatkan nilai p = 0,424 ( p value ≥0,05 ), ini menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan bermakna antara perkembangan anak balita dengan pola asuh orang tua. Kata kunci: Pekerjaan, pendidikan, perkembangan anak, pola asuh orang tua, umur.
Copyrights © 2017